Menulis
Berita, Bisa Karena Terbiasa
BANDUNG - Mahasiswa
Jurnalistik 3A UIN Bandung melakukan praktik wawancara pada perkuliahan
Penulisan Berita (7/11). Awalnya, Enjang, dosen mata kuliah ini, meminta
mahasiswa merapikan barisan kursi. Kemudian mahasiswa yang duduk di barisan
ganjil diminta memutar kursinya menghadap belakang. Mahasiswa yang duduk
berhadap-hadapan saling mewawancara satu sama lain.
Sistem pengerjaannya bergantian. Semula mahasiswa
di barisan ganjil menjadi narasumber sedangkan
yang di barisan genap menjadi wartawan. Begitu pun sebaliknya. Hasil wawancara
tersebut nantinya harus dibuat menjadi berita yang sesuai dengan prinsip
penulisan berita.
Pada lima
menit pertama, mahasiswa diminta menentukan topik wawancara. Kemudian, membuat
pertanyaan dan praktik wawancara dilakukan selama 30 menit. Setelah sesi
wawancara selesai, mahasiswa diharuskan menulis hasil wawancara dengan format
penulisan berita selama 30 menit.
Banyak yang
terlihat kesulitan menyelesaikan tugas ini karena belum terbiasa menulis berita
dalam waktu singkat. Namun para mahasiswa tetap berusaha menuntaskannya. Enjang
mengatakan, mahasiswa harus sering berlatih menulis berita walaupun bukan untuk
dimuat. “Bisa karena terbiasa,” ujarnya.
No comments:
Post a Comment